Diet Vegan, Apa Manfaat dan Faktanya

Foto Page Detail

Dunia Kuliner di indonesia sekarang ini sangat berkembang secara cepat dan usaha kuliner ada di mana-mana dan akses yang mudah untuk memperoleh makanan yang kita inginkan, tetapi pola kebiasaan makan di kota-kota maupun daerah tertentu mangalami pergeseran seperti makanan di rumah menjadi makanan di luar rumah. Pola makan di luar rumah ini belum sepenuhnya sehat dan seimbang dari segi gizinya. Menurut penelitian dan pengamatan rata -rata orang indonesia mayoritas asupannya adalah Karbohidrat dan lemak yang tinggi sehingga menyebabkan obesitas dan penyakit lainnya

Maka dari itu diet vegan bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin merubah pola kebiasaan makan yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Tetapi juga perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan menjalani diet vegan ini, seperti resiko kehilangan zat gizi lain yang penting dari protein hewani dan harus membangun komitmen serta kedisplinan untuk menjalani diet ini.

Apa itu diet Vegan?

Diet Vegan adalah diet tipe murni yang tidak mengkonsumsi daging serta hasil olahannya. Sering orang menganggap diet vegan ini sama dengan diet vegetarian, padahal diet berbeda , diet vegan ini jauh lebih ketat karena hanya hanya berfokus pada makanan tertentu saja. Pola diet ini  hanya mencakup mengonsumsi buah-buahan, sayuran,kacang-kacangan, biji-bijian, minyak nabati, dan polong-polongan. Tetapi secara proporsional hanya memilih lebih banyak mengkonsumsi makanan yang berasal dari sumber nabati/tumbuhan.

Apa Manfaat dari diet Vegan?

Menurut Plant-Based Diets and Their Impact on Health, Sustainability and the Environment, terbitan kantor WHO eropa pola mengkonsumsi produk makanan nabati ini sebagai langkah dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Di beberapa negara, perubahan pola makan ini baru saja muncul, sedangkan di negara lain tren ini meningkat lebih cepat. Namun, menurut WHO, bukti bahwa pola makan nabati itu sehat sudah banyak ditemukan berdasarkan penelitian nutrisi mengenai pola makan nabati seperti diet Mediterania dan diet vegetarian.

Orang yang menerapkan pola makan nabati juga cenderung lebih bisa menjaga berat badan dengan stabil. Tentu saja, hal ini menjadi salah satu cara efektif untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, dan alasan inilah yang memicu kenaikan popularitas pola makan nabati.

Diet vegan, menurut WHO, juga telah terbukti mendukung kesehatan, termasuk menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes, dan meningkatkan umur panjang. Selain itu, pola makan nabati bisa mencegah, alzheimer, autoimun, gangguan pencernaan, kanker, hipertensi dan lain-lain.

Diet vegan juga kaya akan nutrisi seperti :

  • karbohidrat yaitu sebagai sumber energi utama, menjaga kesehatan otak, otot serta mempertahankan sistem syaraf. Zat gizi ini dapat diperoleh dari bahan makanan seperti gandum,beras,oat,gandum dll yang merupakan karbohidrat komplek
  • Sumber protein untuk mempertahankan berat badan yang ideal dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.  protein untuk diet vegan ini berasal dari tumbuhan seperti kacang-kacangan dan olahannya seperti tahu,tempe,selai kacang dll.
  • Asupan Lemak rendah < 30% dari kebutuhan energi total perhari, tujuan diet ini juga mengurangi lemak jenuh, yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan
  • Tinggi dan kaya akan serat yang terdapat pada bahan makanan yang berasal dari tumbuhan yang sangat bagus untuk pencernaan seperti sayur dan buah-buahan,biji-bijian, dan kacang-kacangan. Kebutuhan yang dianjurkan adalah minimal 40 gram/hari
  • Kaya akan Vitamin serta Mineral : seperti Vit A,B1 (thiamin),B2 (riboflavin),B3 (niacin),B12(kobalamin),Vit C,Vit D,phospor,magnesium,iodium,Fe(Zat besi) kalium, dll. Vitamin dan mineral juga bisa di dapat pada makanan seperti;biji-bijian,kacang-kacangan,sayur dan buah

Fakta dari diet Vegan

  • Penyebab penyakit jantung, kanker, stroke, diabetes, osteoporosis, obesitas, dan penyakit lain sangat berhubungan dengan kebiasaan dalam mengkonsumsi daging berlebih.
  • Menurut T. Colin Campbell melalui studi epidemiologi“Penyakit kanker, kardiovaskular dan degeneratif dapat dicegah dengan diet yang di dapat dari makanan bersumber  dari tumbuh-tumbuhan.
  • Rata- rata lama hidup dan menjalani diet vegan umurnya  6 – 10 tahun lebih lama dari pemakan daging
  • Kolesterol hanya terdapat pada makanan sumber hewani sedangkan sedangkan vegan murni bebas kolesterol

Itulah penjelasan tentang diet vegan.bagi anda yang ingin mencoba dari diet vegan dapat berkonsultasi dengan ahli gizi, tentang bagaiamana menjalankan diet vegan ini

 

Penulis Artikel

 

Referensi :

  1. WHO : Plant-Based Diets and Their Impact on Health, Sustainability and the Environment .2021
  2. Kemenkes : Diet nabati untuk tubuh dan bumi.2024


Kembali
Charitas Mobile Care